I'm the Future of My Country
I'm the Future
of
My Country
Jiwa-jiwa muda Indonesia adalah generasi yang akan menggantikan jiwa-jiwa lama yang akan melanjutkan pawai obor perjuangan para tetua. Banyak sekali harapan yang disematkan pada pundak pemuda dan pemudi Indonesia. Para tetua telah mempersiapkan dan membekali generasi muda dengan berbagai persiapan yang mumpuni. Seperti menyekolahkan putra-putri mereka ke tempat yang terbaik, melakukan bimbel, dan lain sebagainya.
Sayangnya generasi muda kita kurang memperdulikan hal-hal tersebut. Kebanyak dari mereka berpikiran hidup cuma sekali maka dari itu saya harus bahagia hari ini tanpa memikirkan bagaimana saya harus hidup besok, lusa dan seterusnya. Turunnya nilai-nilai moral generasi muda Indonesia mengakibatkan terjadinya kemunduran di berbagai sektor SDM, namun kita menginginkan adanya perubahan yang signifikan untuk menjadikan negara Indonesia menjadi negara maju.
Dikutip dari laman news.detik.com, BJ. Habibie menyebutkan bahwa kita membutuhkan SDM yang mandiri, yang bisa dersaing dan unggul dibidangnya. Proses Keunggulan itu terjadi di dalam lapangan pekerjaan. Mungkin orang tua berharap dengan memberikan pendidikan yang tinggi kepada putra-putri mereka akan dapat membuat kehidupan putra-putri mereka lebih baik dari kedua orang tuanya. Namun apabila hal itu tidak dibarengi dengan keinginan putra-putri mereka hal itu akan menyebabkan pendidikan menjadi tidak berarti. Realitas seperti itu sering kita jumpai dalam kehidupan kita. Banyak anak orang kaya yang menjadi pribadi yang hedonis dan lupa dengan kenyataan bahwa mereka masih harus bertahan hidup besok. Kemudian anak dari keluarga miskin berusaha keras untuk memperoleh beasiswa agar mereka bisa memperbaiki kehidupan mereka.
Mengingat pesatnya perkembangan global dan teknologi, seharusnya para generasi muda Indonesia harus bijak dalam memilah dan memilih bagaimana dan apa yang bisa dan tidak bisa digunakan atau diterapkan dalam kehidupan. Para tetua juga harus membentuk pola asuh dan pola pikir yang baik dan benar dalam mendidik dan mengasuh putra-putri mereka agar nantinya tidak salah dan terjerumus kedalam hal-hal yang merugikan dan menyebabkan penyesalan di kemudian hari.
Namun baru-baru ini ada temuan baru yang menyebutkan bahwa generasi muda Indonesia lebih optimistis dibandingkan dengan generasi muda Singapura dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Mengutip laman dari pikiran-rakyat.com, menyebutkan bahwa survei yang dilakukan oleh perusahaan konsultan multinasional McKinsey, sebanyak 54% remajan Indonesia yakin akan Penetrasi teknologi dan internet akan meningkatkan lapangan pekerjaan, sementara hanya 31% remaja Singapura yang mempunyai pemikiran serupa. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua generasi muda Indonesia itu memiliki tingkat kritis dan kreatifitas yang rendah. Selain itu mereka juga mempunya kesadaran tinggi akan tuntutan perkembangan zaman yang akan mereka hadapi di masa depan.
Penulis yakin jika generasi muda Indonesia mampu untuk bersaing dengan pemuda pemudi diluar sana dan generasi muda Indonesia mempunyai kesempatan yang sama dengan pemauda dan pemudi di luar sana.
Tapi tahukah anda jika generasi muda memiliki semangat untuk memberikan kontribusi pada kemajuan suatu negara namun hal itu tidak diimbangi dan ditopang oleh peraturan dan pemerintahan yang baik dan benar, penulis percaya kemajuan suatu negara akan melambat karena dalam prosesnya terjadi hambatan-hambatan yang sebenarnya tidak diperlukan untuk kemajuan suatu negara. Dan akan menyebabkan ketidakpercayaan dan ketidakpuasan pada pejabat-pejabat publik.
Tapi yang harus generasi muda sadari adalah untuk menjadi sesuatu kita akan menerima penolakan dan keraguan yang terus menerus diberikan jangan lantas membuat genesai muda untuk berhenti memberikan sumbangsih kepada negaranya. Yang dibutuhkan oleh generasi muda Indonesia untuk mengubah wajah Indonesia adalah konsistensi dan kontinyuitas akan dapat membuahkan hasil yang terbaik. dan jangan lupa untuk tidak terpaku pada hasil yang baik, tapi kita harus melakukan yang terbaik yang kita bisa untuk memberi yang terbaik.
Dan katakanlah dengan bangga "I'm The Future Of My Country" kamudian melangkahlah tanpa harus melihat kebelakang.


Komentar
Posting Komentar